Search

Tips Sukses Dalam Interview Kerja Menurut HRD

Kamu baru saja lulus kuliah di Universitas yang kamu perjuangkan selama kurang lebih 4 tahun ini. Kamu merasa bangga, begitupun juga orang tuamu, sekarang saatnya bagimu untuk benar-benar terlibat di dunia masyarakat dengan bekerja keras, bukan hanya tergerak untuk kebutuhan meraih penghasilan untuk menghidupi dirimu sendiri dan membantu keuangan keluargamu, tetapi juga kamu punya kebutuhan untuk ingin belajar serta mengasah kemampuan dirimu di dunia kerja.




Salah satu yang terlintas darimu untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan bekerja di perusahaan yang bonafit dan sudah terkenal. Kamu pun akhirnya melamar kerja di perusahaan yang kamu impikan tersebut dan ternyata kamu dipanggil oleh HRD-nya! Setelah menjalani berbagai macam test dan saatnya bagimu untuk melakukan interview kerja bersama HRD. Kamu pun merasa tegang dan gugup, mempertanyakan dirimu sendiri apakah kamu bisa menjalani tahap yang satu ini.


Nah, berikut tips yang kamu bisa terapkan untuk lolos dalam tahap interview kerja:


1. Jangan Datang Terlambat

Jika kamu terlambat, hal ini akan membuat kesan terhadap HRD atau interviewer bahwa kamu kurang disiplin dan kurang membagi waktu dengan baik. Belum kerja saja sudah telat apalagi nanti sudah jadi karyawan?


Cobalah untuk tidur lebih awal sebelum hari interview tiba. Siapkan dan isi form biodata yang sudah diberikan sebelumnya dari HRD untuk kamu agar esok hari kamu tidak perlu terburu-buru yang hal ini akan membuat dirimu nantinya merasa lebih panik.


2. Merasa Kurang Percaya Diri

Rasa kurang percaya diri akan membuat HRD skeptis akan kemampuan komunikasi yang kamu miliki. Tetap tatap muka sang interviewer pada saat kamu berbicara atau menjawab pertanyaan. Jawab pertanyaan dari HRD dengan singkat, tegas, dan lugas.


Hindari juga gestur atau gerakan tubuh yang dapat membuat dirimu dinilai merasa gugup di depan HRD seperti mengetuk-ngetuk meja dengan jari, menggoyang-goyangkan kaki, menyilangkan tangan, dan terlalu banyak mengusap wajah di bawah hidung. Bersikaplah santai dan kurangi gerakan tubuh apabila tidak diperlukan.


3. Bersikap Arogan

Kebalikannya dari sikap kurang percaya diri, jangan sampai HRD menilai kamu itu sombong atau arogan. Jawab pertanyaan dari HRD dengan rendah hati. Apabila kamu dipersilakan memberikan pengenalan diri, usahakan untuk berbicara singkat saja dan tidak perlu meninggikan diri sendiri, begitu pula apabila kamu diminta untuk menjelaskan prestasi yang kamu telah raih selama ini.


4. Gagal Mengenali Perusahaan Yang Dilamar

Sebagian besar HRD akan menanyakan produk atau jasa serta jenis industri yang kamu lamar. Hal ini sebenarnya sengaja ditanyakan oleh HRD salah satunya untuk melihat seberapa besar minat kamu bekerja di perusahaan tersebut.


Sangat disarankan untuk mencari tahu segala informasi perusahaan yang kamu lamar di internet. Apalagi jika kamu melamar di bagian sales atau marketing perusahaan, sangat fatal apabila kamu sendiri tidak tahu produk atau jasa apa yang nantinya akan kamu jual atau pasarkan. Intinya, melamar kerja sama seperti melamar pasangan yang ingin kamu nikahi. Masa kamu tidak mau tahu informasi yang jelas kalau melamar doi?







24 views0 comments

Recent Posts

See All