Search

Tips Negosiasi Gaji di Kantor Baru


"Kalau aku minta bantuan Kessler Executive Search, pasti gak sulit nego gaji kayak gini."

Ini tips nego gaji jitu! Naik gaji itu sering jadi topik yang sensitif, terutama bagi boss dan HRD. Apalagi di masa new normal sekarang, di mana kondisi ekonomi belum pulih dan banyak mantan karyawan berusaha cari kerja melalui Headhunter atau Recruiter. Tapi terlepas dari itu semua, minta naik gaji saat sudah jadi karyawan atau negosiasi gaji saat jadi karyawan baru itu wajar!


Baca Juga: Mau Sukses Presentasi di depan Boss? Ini Caranya!


Negosiasi gaji di kantor atau perusahaan baru memang gak mudah, tapi bukan berarti kamu pasrah terima berapa aja. Biar anak baru, kamu tetap berhak dapat gaji tinggi! Berikut kami bagi tips negosiasi gaji di kantor baru!

Tips Negosiasi Gaji di Kantor Baru


1. Kumpulkan Data Faktual

Karyawan baru sudah pasti belum mengenal seluk beluk kantor, pekerjaan, dan lain sebagainya. Kalau begini, mau nego gaji pasti dibilang “Budaya kerja di sini memang seperti itu.” “Gaji itu sudah tinggi di perusahaan kami.” dsb. Mau protes susah, karena memang kamu gak tahu lagi dikibulin atau enggak.


Karena itu, penting kamu mencari tahu soal perusahaan sebelumnya. Latar belakangnya, pekerjaannya, gaji rata-rata karyawannya, dll. Begitu kamu diterima dan mau negosiasi gaji, kamu sudah tahu pasti harus minta berapa.

"HRD dan Headhunter tahu pasti gaji yang pantas untuk kamu!"

Kalau mereka menyanggah, cukup bantah dengan fakta yang sudah kamu kumpulkan! Nggak harus pas masuk kerja, nanti pas sudah cukup lama bekerja di sana juga bisa. Tapi ingat untuk tetap sopan, ya.


2. Cari Waktu yang Tepat

Mengumpulkan fakta dan pertimbangan adalah trik negosiasi gaji yang jitu, tapi tetap perlu waktu dan gak bisa buru-buru. Toh kamu masih karyawan baru, jadi walau sudah punya cukup data, tunggu sampai saat yang tepat.


Tidak ada boss atau HRD yang senang bila ada karyawan yang baru kerja 3 bulan, tiba-tiba minta naik gaji. Kalau mau negosiasi gaji setelah bekerja, tunggulah minimal 6 bulan.


3. Bekerja dengan Baik

Kalau nego gaji di awal lancar sih, ok. Tapi kalau tidak, kamu harus melakukan langkah 1-2 tadi dengan benar. Selain itu, tunjukkan performa kerja yang baik. Datang tepat waktu, selesaikan pekerjaan sesuai deadline, sopan pada boss dan rekan kerja, dll.


Sebagai karyawan teladan yang rajin dan sudah cukup lama bekerja di perusahaan, permintaan negosiasi gajimu jadi sulit ditolak.


4. Objektif, Logis

Mungkin kamu punya alasan yang kurang ‘keren’ untuk minta naik gaji, semisal urusan pribadi seperti beli mobil atau beli tiket wisata keluarga. Jangan bohong, tapi jangan terlalu jujur juga. Hindari memakai hal pribadi tersebut sebagai alasan kamu ingin naik gaji.


Gunakan hal objektif seperti performa kerja kamu yang di atas karyawan lain, sikap kerjamu yang disiplin, serta skill unik yang kamu miliki. Selain membuatmu terkesan profesional, juga membuat boss dan HRD berpikir ulang soal masa depanmu di perusahaan.


5. Punya Alternatif

Namanya negosiasi, pasti bisa gagal meski sudah bersiap seperti apapun. Kalau negosiasi gaji gagal, jangan terpuruk; cari alternatif lain. Malah, kamu harus sudah siapkan alternatif lain kalau gagal sejak awal!


Misalnya kalau gak bisa naik gaji, setidaknya kamu dapat posisi yang lebih ‘naik’ sedikit, meski gajinya gak jauh beda. Atau saat interview kerja awal, kamu bisa melancarkan prosesnya biar lebih cepat. Banyak jalan!

Demikian tips negosiasi gaji di kantor baru! Namanya jadi ‘anak bawang’ memang gak mudah, tapi bukan alasan untuk gak dapat gaji layak!


Kalau masih kesulitan, cukup kirim CV dan Resume kamu ke Kessler Executive Search. Kami akan memberi banyak alternatif lowongan kerja baru dengan gaji pantas dan bisa nego! Sampai jumpa di tips dan trik kerja berikutnya~


Sumber: okezone.com

1,040 views0 comments

Recent Posts

See All