Search

Tips Menjadi HRD Profesional


"HRD adalah pekerjaan yang paling dicari Headhunter dan Recruiter!"

Apa cara menjadi HRD berkualitas? Kalian para karyawan dan juga pencari kerja pasti sedikit banyak tahu tentang HRD. Mungkin kamu kira HRD itu kerjanya cuma bicara ke pelamar kerja saja, tapi peran mereka dalam perusahaan lebih dari itu! HRD atau Human Resources Department

itu adalah divisi yang menangani segala sistem karyawan di perusahaan. Mulai dari merekrut karyawan baru, memberi tes, mengatur jadwal wawancara kerja, negosiasi gaji, dll.


Baca Juga: Pekerjaan yang Paling Dicari HRD Zaman Now!


Dengan lingkup kerja luas yang banyak berhubungan langsung dengan orang, bagaimana caranya menjadi HRD yang baik? Ikuti tips dan trik kami tentang menjadi HRD profesional di bawah!

Tips Menjadi HRD Profesional

1. Evaluasi Diri

Yang namanya HRD itu pasti bertugas menilai orang, baik pelamar kerja atau rekan kerja. Jadi pertama-tama, dia harus bisa menilai dirinya sendiri! Apa keahlianmu di bidang teknologi? Apa kamu orang yang kreatif? Apa jadwal kerjamu rapi dan teratur?

Kalau menilai diri sendiri saja sulit, bagaimana menilai orang lain? Dengan menelisik diri sampai detil terkecil, kamu jadi terbiasa menilai situasi dan kondisi. Bekal inilah yang membuatmu bisa mengenali serta menilai orang di bidang kerja HRD dengan baik.


2. Perluas Koneksi

HRD itu perlu bicara tentang banyak topik pekerjaan dan lain-lain, jadi penting untuk mencari tahu segala informasi dari berbagai koneksi yang kamu punya!


Koneksi di sini bukan hanya orang-orang, tapi juga barang serta teknologi! Misalnya, selain menjalin hubungan dengan banyak orang penting di perusahaan lain, kamu juga perlu membaca dan nonton berita dari aneka media.


Situs blog serta profil pribadi seorang karyawan, boss, atau manajer juga bisa memberi tahu hal yang gak akan mereka katakan secara langsung. Lihatlah dunia dan orang-orang dari berbagai sisi!


3. Banyak Berlatih

Latihan seorang HRD itu tentunya soal berbicara di depan umum serta interview kerja, tapi juga pelatihan karyawan.


Seorang HRD profesional berperan penting untuk membimbing karyawan baru agar bisa segera terbiasa di tempat kerja, juga mematuhi peraturan dan bekerja secara maksimal.


4. Komunikasi Baik

HRD profesional harus pandai berbicara. Bukannya untuk menipu orang ya, tapi untuk membuat percakapan antar kedua pihak berjalan lancar tanpa hambatan.


Tugas HRD untuk memilih kata-kata yang baik, tidak memancing pertengkaran, serta membuat pihak yang berdiskusi merasa nyaman sangat penting!


5. Objektif

Ini termasuk bagian komunikasi, tapi lebih ke sikap seorang HRD dibanding kata-katanya. Apapun yang terjadi, HRD harus objektif dan tidak memihak.


Siapapun yang salah dalam suatu pembicaraan, HRD tidak boleh memihak perusahaan tempat dia bekerja ataupun menyalahkan pihak luar (pencari kerja) seenaknya. Analisa masalahnya dari awal tanpa memihak, sampai kedua pihak mencapai kesepakatan tanpa ribut.


6. Dapat Dipercaya

Walau terdengar sepele, kepercayaan adalah hal yang sangat penting bagi seorang HRD. Toh HRD seringkali terlibat sebagai ‘wajah perusahaan’ yang menyapa dan menanyai calon karyawan baru dalam interview.


Jangan mengumbar janji manis, jangan bicara yang tak perlu, dan bersikaplah ramah. Kalau dipercaya oleh calon kandidat saja tidak bisa, perusahaan akan ditinggalkan oleh karyawan dan mitra bisnis.

Sekian tips menjadi HRD profesional! Sebagai wajah dan alat pernafasan perusahaan, pastikan kamu menjadi HRD yang tidak akan membuat malu nama perusahaan.


Mau coba jadi HRD? Kirim CV dan Resume kamu ke Kessler Executive Search untuk dapat lowongan kerja HRD terbaru! Jangan patah semangat di masa new normal dan terus berusaha!


Sumber: jojonomic.com

64 views0 comments

Recent Posts

See All