Search

Tips Mengatasi Gangguan Kecemasan dalam Karir Kamu


"Kalau dulu aku minta bantuan Kessler Executive Search, gak akan cemas soal karir gini."

Cemas saat kerja bisa bikin karir mandek! Namanya bekerja tentu tidak mudah, apalagi di masa new normal yang penuh tantangan baru. Walau ada rintangan dalam cari kerja bersama Headhunter dan Recruiter, ada hal di luar kondisi teknis yang bisa menghalau karir kamu: gangguan kecemasan!


Baca Juga: Tim Anti-Lembur Mana Suaranya...!?


Lingkungan kerja yang beragam tentu tidak cocok dengan semua orang, sehingga bisa menimbulkan stress kerja. Lama-kelamaan ini bukan cuma jadi stress biasa, tapi penyakit gangguan kecemasan!


Supaya kamu bisa positive thinking dan gak cemas lagi, baca tips berikut ini ya.

Tips Mengatasi Gangguan Kecemasan dalam Karir


1. Catat Masalahmu

Punya teman curhat itu enak; bisa saling berbagi kesusahan supaya gak stress. Tapi tentu ada yang tidak punya teman curhat, sehingga harus memendam semua masalah sendiri.


Ada solusinya, kok! Catat hal yang mengganggu pikiranmu di kantor, entah di dalam buku harian (diary) atau dokumen kosong (fisik maupun digital).


Dengan menuliskan masalahmu dalam bentuk kata-kata, kamu membersihkan pikiran dari semua hal mengganggu tersebut dan bisa fokus ke karirmu!


2. Jadikan Motivasi untuk Maju

Terkadang masalah yang sudah ‘dikeluarkan’ dari kepala datang lagi, lalu otakmu jadi mumet lagi. Solusi: anggap masalahmu itu bukan sebagai penghalang, tapi motivasi untuk maju!


Sebelumnya kamu mikir: “Aku takut dimarahin boss! Nanti kerjaanku numpuk dan gak bisa liburan!”


Sekarang kamu mikir: “Aku mau liburan, jadi cepat selesain kerjaan sebelum si boss ganggu!”


Dulu kamu cemas karena terpaku amarah si boss, dan jadi gak bisa kerja. Sekarang kamu cuek sama si boss, dan fokus pada tujuan liburan. Hasilnya? Boss gak bisa larang kamu liburan karena kerjaan udah beres!


Mengubah sudut pandang seperti ini efektif agar kamu bisa fokus pada hal yang penting saja, serta mengabaikan hal lain yang kurang penting atau cuma bikin cemas.


3. Nikmati Hobi

Tentu liburan adalah strategi jitu biar gak stress, tapi tahu sendiri kalau karyawan jatah cutinya terbatas. Kalau belum bisa cuti, gimana biar gak cemas mikirin hari esok?


Sisihkan waktumu untuk hobi! Bisa kegiatan outdoor seperti olahraga dan jalan-jalan, atau kegiatan indoor seperti baca buku dan nonton TV. Kamu juga bisa nonton video atau main game online di jam istirahat kantor (dengan HP sendiri ya, jangan komputer kantor).


Mungkin cuma 1-2 jam tiap hari, tapi momen singkat tersebut sangat penting agar pikiran kamu bisa istirahat sejenak dan tidak menumpuk rasa cemas.


4. Cuek Aja!

Masalah dalam hidup maupun karir tentu gak ada habisnya, jadi lebih baik jangan ambil pusing! Boss marah? Iyain aja, lalu kerja lagi. Digosipin temen? Pura-pura gak tau, nanti hilang sendiri.


Kadang ‘masalah’ hanya mengganggu dan membuat kita cemas jika dipikirkan. Cuekkin! Fokus pada hal yang mau kamu lakukan, tanpa kebanyakan mikir.


5. Yang Penting Happy

Penyebab utama kecemasan karir adalah sifat perfeksionis. Kalau ada 1 saja bagian yang kurang bagus dari kerjaan, langsung stress sendiri.


Seperti no. 4 tadi, jangan ambil pusing! Jangan membuang waktu mencapai hasil sempurna 100%, tapi fokus untuk berusaha 120% pada setiap tugas. Apapun hasilnya, terima dengan bangga!

Demikianlah tips mengatasi kecemasan kerja! Masa depan gak ada yang tahu, jadi cukup bekerja sebaik mungkin tanpa cemas berlebih!


Kirim CV dan Resume ke Kessler Executive Search untuk lowongan kerja yang bikin happy! Cemas itu boleh, selama cuma sedikit dan untuk tujuan positif agar tidak lengah!


Sumber: popbela.com

76 views0 comments

Recent Posts

See All