Search

Sifat yang Bikin HRD Tidak Mau Hire Kamu

Updated: Oct 12, 2020


"Sedih rasanya, ditolak terus sama HRD."

Kenapa lamaran kerjaku ditolak terus sama HRD? Dunia kerja saat ini memang sedang dalam masa sulit, jadi para pelamar kerja harus berusaha ekstra agar bisa dapat interview dengan perusahaan. Ada banyak cara agar kamu diterima, mulai dari menulis CV yang bagus, memakai jasa Headhunter atau Recruiter, hingga memakai koneksi. Namun saat banyak dari lamaran kerjamu yang ditolak, apa penyebabnya?


Baca Juga: Posisi Ini Paling Dicari HRD!


Ada banyak faktor yang menyebabkan kamu gagal di interview, atau bahkan gagal screening CV. Ternyata penyebabnya bisa jadi sederhana, cuma banyak yang gak sadar!

Biar gak kejadian, baca deh sifat bikin HRD tidak mau hire kamu ini!

Sifat yang Bikin HRD Tidak Mau Hire Kamu


Lupa Instruksi

Namanya melamar pekerjaan, pasti tidak sembarang kirim surat ‘saya mau melamar kerja’. No, no, pasti ada kriteria dan cara tersendiri bagi tiap perusahaan untuk merekrut pegawai.


HRD selalu mencantumkan detail instruksi untuk mengirim lamaran, mulai dari cara mengirimnya (fisik atau digital), format surat lamaran, ketentuan dokumen (KTP, KK, dsb), sertifikat, portofolio, dsb.


Kalau kamu sering lupa untuk mengikuti instruksi lamaran (atau kelewat 1-2 nomor), HRD gak akan repot-repot nerima CV kamu, apalagi undang interview!


Tidak Memenuhi Kriteria

Ini alasan paling dasar dan sering terjadi, tapi ada saja yang masih kaget. Kalau perlunya lulusan S1 dan kamu mentok di SMP, ya wajar langsung gagal- bedanya jauh!


Kalau cukup dekat, kamu boleh berharap (misalnya maksimal umur 30 tahun, sementara kamu 31), tapi tetap ada batasnya.


Kalau masih ngotot, HRD akan menolak kamu terus dan gak memberi kesempatan lagi.


Salah/Kurang Penelitian

Salah satu hal yang paling membuat HRD jengkel saat wawancara kerja adalah pelamar yang salah sasaran. Apa maksudnya? Masalahnya bukan di CV, tapi pelamar.


Memang ada pelamar kerja yang ‘menipu’ untuk tujuan tertentu, tapi yang sering ada (dan dibahas di sini) adalah calon karyawan yang salah paham atau tidak mencari tahu lebih tentang posisi atau perusahaan yang dilamar.


Seperti mengira Digital Marketing itu sales, perusahaan IT itu semuanya tukang komputer, dsb. HRD juga geram saat pelamar bahkan tidak tahu bidang usaha perusahaan yang mereka lamar (bisa lupa nama perusahaannya juga).


Tidak Profesional

Sikap sempurna saat interview kerja itu mutlak agar diterima guys, bahkan di perusahaan yang budaya kerjanya santai! Pastikan kamu berpakaian rapi, rambut dan badan bersih, bahasa tubuh sopan, banyak senyum, dsb.


Kalau kamu pakai baju santai, jalan sok gaya, rambut acak-acakan, main hape terus, pasti HRD suruh kamu keluar setelah 10 menit!


Malu Berlebihan

Namanya interview kerja pasti bikin tegang ya, tapi sebagai pelamar kamu harus siap. Bicara dengan suara yang cukup keras tanpa berteriak, ngomong lancar, dan kontak mata oke.


HRD paham kalau kamu pasti malu atau tegang, tapi usahakan tahan selama interview. Kalau perlu latihan dulu sebelum hari H, biar terbiasa bicara formal selama 15-30 menit!


Kalau kamu malah gemetaran, suara kecil, ngomong terbata-bata, dan liatin lantai terus, HRD pasti gak lolosin. Bukan karena kamu payah, tapi karena gak tega lihat kamu merinding disco lebih lama lagi.

Demikianlah sifat yang bikin HRD tidak mau hire kamu! Ada segi teknis dan sosial, tapi intinya kamu harus berusaha terbiasa dengan prosedur dunia kerja. Memang gak nyaman, tapi itu agar kita bisa lancar bekerja nantinya.


Kirim CV dan Resume ke Kessler Executive Search untuk lowongan kerja baru yang siap hire kamu! Jangan menyerah untuk terus mencoba melamar kerja, guys!


Sumber: sindonews.com

325 views0 comments

Recent Posts

See All