Search

S2 atau Kerja? Tentukan di Sini!


"Konsultasilah dengan Headhunter dan Recruiter, sebelum memutuskan cari kerja atau kuliah S2."

Kuliah S2 atau langsung kerja? Saat new normal begini, cari kerja bareng Headhunter dan Recruiter sudah menguras waktu dan tenaga… pastinya gak ada waktu buat kuliah S2! Tapi, apa langsung kerja sebagai fresh graduate bijak? Dilema!


Baca Juga: Hati-Hati Dipecat!


Ada banyak faktor yang harus kamu pikirkan sebelum lanjut kuliah S2 atau langsung kerja, yang berbeda bagi setiap orang. Simak daftar alasan berikut, agar tahu pilihan yang terbaik buat kamu!

Alasan Lanjut S2


1. Dana Memadai

Kalau mau lanjut S2, keluarga kamu harus punya dana cukup! Bukan sekedar uang kuliah, tapi juga biaya hidup nge-kost dan semacamnya.


Jangan coba-coba kuliah S2 dengan dana pas-pasan, karena berhenti di tengah-tengah itu percuma!


2. Punya Tujuan Pasti

Kenapa mau kuliah S2? Sekedar ‘ingin lebih banyak ilmu’ itu terlalu ambigu. Kamu harus punya tujuan konkret!


Misalnya kamu ingin meraih gelar Master IT, agar bisa bekerja di perusahaan Microsoft atau Sony di luar negeri. Ini tujuan yang bagus! Kalau cuma ‘kepengen’, mending langsung kerja.


3. Sambil Bekerja

Ingat, biaya kuliah S2 itu besar, jadi cari kerja sambil kuliah! Selain mengurangi beban orang tua, juga akan memberi pengalaman.


4. Bukan Main-Main

Sekali lagi, alasan untuk kuliah S2 harus bagus. Jangan sampai kamu S2 cuma untuk jalan-jalan ke luar negeri atau gak mau kerja.


5. Kesempatan Datang

Kadang alasan yang paling simpel untuk kuliah S2 adalah adanya kesempatan tak terduga! Misalnya ada promo beasiswa, potongan biaya kuliah, dsb.


Pastikan kuliah S2 di tempat itu sesuai dengan yang kamu mau, realistis, dan tidak muluk-muluk. Misal: jangan maksa kuliah S2 di Jepang kalau baca hiragana saja gak bisa!

Alasan Langsung Kerja


1. Dana Kurang

Alasan utama orang gak kuliah S2 adalah… gak punya duit! Malu sih, tapi daripada berhenti di tengah jalan karena gak bayar SPP?


Kalau masih pengen kuliah S2, bisa kok. Tapi sekarang kerja dulu untuk bantu keuangan rumah dan juga nabung dana kuliah, jangan cuma mengandalkan orang tua!


2. Kualifikasi Memadai

Kalau pekerjaan impian yang ingin kamu lamar tidak perlu ijazah S2 (D3 atau S1 cukup), langsung kerja saja! Selama kamu suka dan siap belajar, tidak perlu S2.


3. Skill Cukup

Kalau skill yang kamu miliki cukup untuk pekerjaan impian, langsung kerja saja! Jangan terpaku pada nilai akademis, tapi kemampuan kerja di lapangan.


4. Mencari Pengalaman

Langsung kerja untuk mencari pengalaman itu bukan sekedar ingin cepat dapat gaji atau nabung biaya kuliah, tapi karena tujuan tertentu.


Msialnya, posisi impian kamu di perusahaan X perlu pengalaman kerja di bidang IT selama 2 tahun. Maka kerjalah di bidang IT selama 2 tahun, lalu lamar!


Ada tujuannya ya, bukan asal kerja.


5. Ada Peluang

Kalau ada posisi kerja bagus yang ditawarkan, tak ada salahnya dijajal! Mungkin bukan incaranmu, tapi kalau keuntungannya bagus (gaji besar, perusahaan ternama, koneksi banyak), cobalah!


Bukannya keburu nafsu, tapi menemukan pekerjaan impian itu sulit. Daripada waktu terbuang, asah kemampuan dengan kesempatan yang ada di depan mata.


Saat peluang untuk pekerjaan impian datang, kamu sudah banyak tabungan, koneksi, dan pengalaman. Hasilnya kamu lebih mudah diterima, jadi waktu tidak terbuang sia-sia!

Demikianlah alasan lanjut S2 atau langsung kerja! Sesuaikan dengan kondisimu, dan pilihlah yang paling cocok agar tidak menyesal.


Kirim CV dan Resume ke Kessler Executive Search untuk lowongan kerja baru! Baik kamu fresh graduate atau S2, yang penting adalah punya tujuan pasti dalam berkarir!


Sumber: hipwee.com

63 views0 comments

Recent Posts

See All