Search

Pro dan Kontra The New Normal


"New Normal diterapkan? Industri dan usaha akan dibuka? Saatnya kontak Headhunter!"


Pandemi Covid-19 yang telah memakan banyak korban jiwa masyarakat Indonesia mengakibatkan pemerintah negara Indonesia untuk menetapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus ini semakin masif. Protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah meliputi PSBB, lockdown, hingga dengan aktifitas masyarakat yang dilakukan beraktifitas di rumah saja (WFH).


Di tengah pandemi Covid-19 ini yang tingkat penularannya masih sangat tinggi di Indonesia ini, pemerintah malah sudah menetapkan kebijakan New Normal. Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan New Normal sendiri? New Normal adalah suatu kondisi dimana suatu daerah atau negara untuk mengubah perilaku masyarakat untuk dapat menjalankan aktifitas normal seperti sedia kala, dalam konteks ini berarti pemerintah sedikit melonggarkan sistem protokol kesehatan demi meningkatkan aktifitas masyarakat Indonesia kembali seperti biasa.


Kebijakan The New Normal yang diterapkan oleh pemerintah ini pastinya menimbulkan perdebatan antar banyak pihak. Nah berikut adalah Pro dan Kontra apabila benar nantinya The New Normal diterapkan di Indonesia di tengah pandemi Covid-19 yang masih gencar persebarannya.


Pro

  • Dengan adanya kebijakan ini, kegiatan bisnis dan usaha di Indonesia dibuka kembali seperti biasa (business as usual), ini berarti hampir seluruh industri dan perusahaan akan dibuka kembali, dan sudah pasti protokol kerja dan belajar dari rumah (WFH) akan dicabut. Dalam hal ini pemilik usaha, entrepreneur, dan investor akan diuntungkan. Dengan banyaknya pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah telah mengakibatkan mereka harus merugi, sehingga banyak juga dari mereka yang harus gulung tikar.


  • Banyak perusahaan yang juga menetapkan efisiensi karyawan di tengah pandemi Covid-19 ini mengakibatkan sekitar 3 juta warga Indonesia yang bekerja sebagai karyawan perusahaan harus dirumahkan. Dengan adanya kebijakan New Normal, pastinya akan banyak industri dan usaha yang akan kembali membuka peluang kerja. Hal ini jelas menguntungkan pekerja dan karyawan yang bekerja di perusahaan, terutama bagi yang terkena efisiensi karyawan, karena mereka dapat kembali bekerja dan mendapat penghasilan tetap. Jika nantinya masih sulit mendapatkan pekerjaan, silahkan menghubungi Kessler Executive Search ya, agar kamu dapat cepat dalam mendapatkan pekerjaan di perusahan yang kamu minati.


  • Kebijakan New Normal juga akan menguntungkan pihak pemerintah. Karena roda perekonomian negara akan bergerak seperti biasa. Segalanya bergerak normal, kemungkinan nilai rupiah juga dapat menguat.

Kontra

  • Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kebijakan New Normal dilakukan pemerintah Indonesia di tengah pandemi Covid-19 yang masih sangat masif tingkat persebarannya. Jika kita lihat dari kurva persebarannya masih sangat landai dan belum flat. Hal ini sangat membahayakan warga Indonesia sendiri , karena ketika pemerintah menetapkan protokol kesehatan saja masih sangat banyak yang terpapar virus dalam sehari-hari apalagi jika New Normal diterapkan. Dapat dipastikan akan datang gelombang kedua, dan dala hal ini, angka korban penderita Covid-19 akan naik secara drastis, dan korban jiwa juga akan meningkat.


  • Apabila benar nanti kenaikan drastis korban penderita Covid-19 apabila The New Normal diterapkan akan membuat garda terdepan seperti dokter, perawat, dan pekerja di rumah sakit akan semakin kewalahan dalam merawat pasien. Apalagi jika mereka bekerja di rumah sakit dengan fasilitas pelindung diri yang minim dan tenaga kerja kesehatan yang juga terbatas.

Nah, menurut kamu bagaimana? Apakah kebijakan New Normal lebih banyak menguntungkan masyarakat Indonesia? Yuk, silahkan diskusi !


91 views0 comments

Recent Posts

See All