Search

Jenis Pertanyaan Interview Jebakan Yang Selalu Dilontarkan Oleh HRD


"Headhunter bilang agar pelamar kerja harus selalu siap dalam memberikan respons yang masuk akal dan positif kepada HRD"


"Selamat ! Kamu diundang untuk mengikuti wawancara kerja di perusahaan kami, mohon untuk datang tepat waktu.", begitulah kira-kira isi dari dari e-mail pribadimu yang baru saja kamu baca. Kamu pun senang sekaligus panik, karena perusahaan yang mengundangmu adalah perusahaan terkenal dan termasuk salah satu dari perusahaan terbaik di Indonesia. Lantas, kamu pun kepikiran, pertanyaan apa saja yang nanti akan HRD tanyakan pada kamu, dan bagaimana cara kamu meresponsnya untuk dapat meyakinkan mereka akan kualitas dirimu.


Kamu tahu? Banyak sekali loh ternyata pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh HRD bersifat menjebak para pelamar kerja untuk mengetahui seberapa besar kualitas diri mereka, sebelum akhirnya dapat diterima kerja. Nah, tapi jangan takut! Yuk, kita bahas pertanyaan jebakan apa saja yang sering muncul dari HRD, dan bagaimana cara meresponsnya.

  1. Bagaimana Kamu Melihat Diri Kamu Sendiri Dalam 5 Tahun Ke Depan?

Pertanyaan ini sengaja dilontarkan HRD dengan tujuan untuk melihat seberapa tinggi tingkat ambisi kamu dalam berkarir, integritas, dan loyalitas kamu dalam bekerja. Saran dari kami adalah kamu tidak perlu untuk menjawab secara muluk-muluk seperti dalam 5 tahun kemudian kamu akan berada di posisi manajerial dan memiliki pengaruh yang kuat dalam perusahaan. HRD lebih akan melihat dan mengutamakan kerendahan hati dan keseriusan kamu dalam bekerja. Saran dari kami adalah cukup dengan menjawab, "Saya akan terus bekerja dengan sebaik mungkin selama 5 tahun di perusahaan ini, karena hal yang paling penting menurut saya adalah saya dapat membiayai dan menafkahi keluarga kecil saya".


2. Mengapa Kamu Tertarik Untuk Melamar di Perusahaan Ini?

Jangan terkecoh ! Pertanyaan ini ditujukan untuk menggali seberapa besar motivasi dalam kerja kamu. Hindari dengan mengatakan hal seperti kamu tertarik karena gaji yang ditawarkan besar dan perusahaan ini sangat bergengsi. Nope, bukan itu point yang diharapkan oleh HRD keluar dari mulut kamu, hal ini akan menimbulkan kesan agak materialistis, walaupun memang pada kenyataannya benar seperti itu. Saran kami cukup berfokus pada core business atau industri yang dilakukan oleh perusahaan ternyata menarik bagi kamu. Pastikan kamu memang benar-benar memahami perusahaan yang kamu lamar apabila nanti HRD akan crosscheck mengenai hal ini. Kamu juga bisa mengatakan bahwa kamu sangat menyukai posisi yang ditawarkan perusahaan, seperti ulasan pekerjaan/job description sangat menarik untuk kamu kerjakan.


3. Apa Kelebihan dan Kelemahan Kamu?

Nah, ini nih, pertanyaan yang sudah umum tapi dijamin selalu sukses membuat bingung tujuh keliling para pelamar kerja. Pertanyaan ini sengaja ditanyakan oleh HRD dengan tujuan apakah kelebihan dan kelemahan kamu lebih banyak berdampak positif atau negatif terhadap posisi pekerjaan yang kamu lamar sekarang. HRD juga tidak mau apabila tenyata kelemahan yang kamu utarakan sangat mempengaruhi kinerja dan dapat menimbulkan efek negatif dalam pekerjaan kamu nantinya. Ini kesempatan kamu untuk dapat mempromosikan diri kamu sendiri di depan HRD. Semisal kamu melamar di posisi Sales,pastinya kamu seharusnya jangan berbicara pada HRD bahwa kamu adalah seseorang yang pemalu dan kurang dapat berkomunikasi dengan baik, bukan? Nah, cobalah cari kelebihan kamu yang dapat berkontribusi secara signifikan dengan pekerjaan yang kamu lamar, dan sebaliknya, carilah kelemahan kamu yang tidak ada kaitan dan hubungannya serta tidak menimbulkan efek negatif dari posisi pekerjaan yang kamu lamar.


Nah, ini yang baru terpikir di benak kami sebagai mantan profesional HRD. Adakah yang ingin menambahkan? Silakan tulis di kolom komentar ya.


373 views0 comments

Recent Posts

See All