Search

Perbedaan Headhunter dan Outsourcing


"Jangan sampai gak tahu bedanya Headhunter dan Outsourcing, terus bikin malu di depan HRD, ya~"

Kalian tahu bedanya Headhunter dan Outsourcing? Sebentar lagi akhir tahun, tapi jangan malas pakai jasa Headhunter dan Outsourcing buat cari kerja ya! Keduanya tersedia di Kessler, jadi- Apa? Kalian pikir Headhunter dan Outsourcing itu sama? Oh, bukan!


Banyak yang salah paham, tapi Headhunter dan Outsourcing itu 2 jenis layanan berbeda. Apa saja perbedaannya? Bahas bareng, yuk~

Perbedaan Headhunter dan Outsourcing


Sama-Sama Rekrutmen

Sebelum masuk perbedaan, kita lihat persamaan keduanya.


Headhunter dan Outsourcing itu tugasnya sama: penyalur tenaga kerja yang mencarikan pegawai untuk dipekerjakan di perusahaan klien.


Persamaan lainnya, keduanya melakukan transaksi bisnis lewat perjanjian kontrak dengan klien.


Beli vs Pinjam

Perbedaan pertama dan paling signifikan antara Headhunter dan Recruiter adalah beli vs pinjam!


Headhunter itu menyediakan jasa karyawan yang dimaui klien, lalu memberikan mereka untuk bekerja permanen di perusahaan tersebut.


Karyawan dari pihak Headhunter akan menjadi karyawan perusahaan klien sepenuhnya tanpa batas waktu. Soal gaji, kontrak, dsb jadi urusan klien, sementara Headhunter lepas tangan.


Outsourcing sebaliknya: semua karyawan mereka tetap milik pribadi. Pihak Outsourcing akan memberi klien tenaga kerja yang dibutuhkan, tapi hanya sementara.


Begitu batas waktu habis, talent yang dipinjam tadi kembali menjadi karyawan pihak Outsourcing. Jadi pihak Outsourcing hanya ‘meminjamkan’ karyawan, bukan ‘menjual’ mereka.


Tergantung klien kekurangan orang atau perlu talent handal untuk proyek jangka panjang, pilihan antara jasa Outsourcing dan Headhunter menjadi jelas!


Apa Nih?: Penyesalan Pindah Kantor!


Permanen vs Sementara

Seperti disebut tadi, karyawan dari perusahaan Headhunter itu 100% permanen menjadi milik klien yang ‘membeli’ mereka.


Headhunter hanya menjadi perantara antar karyawan dan klien; itupun untuk jangka waktu singkat saja. Karyawan pun membuat kontrak kerja dengan klien, bukan pihak Headhunter.


Outsourcing sebaliknya: karyawan 100% tetap milik pribadi. Klien bisa ‘meminjam’ mereka untuk jangka waktu tertentu, tapi setelahnya karyawan kembali ke Outsourcing.


Kontrak kerja permanen hanya di antara Outsourcing dan karyawan mereka, sementara untuk klien hanya perjanjian kerja sementara sesuai kesepakatan.


Cari vs Tersedia

Perusahaan Headhunter itu unik: mereka tidak punya ‘persediaan’ tenaga kerja sejak awal!


Klien lah yang harus menghubungi Headhunter, lalu memberi aneka kriteria karyawan yang mereka mau. Setelah itu, baru Headhunter mencari talent sesuai kemauan klien!


Ya, ini makan waktu dan biaya yang tidak sedikit dari pihak kliennya. Tapi kelebihannya, klien bisa minta kriteria karyawan yang spesifik dan benar-benar sesuai dengan apa yang mereka mau!


Misalnya karyawan orang Asia, laki-laki, tinggi di atas 170 cm, menguasai Corel Draw dan Photoshop, fasih Bahasa Mandarin, tidak alergi seafood, dsb. Kriteria spesifik apapun bisa dicarikan oleh Headhunter!


Outsourcing beda: sejak awal mereka sudah punya ‘persediaan’ tenaga kerja untuk berbagai bidang seperti desainer, penulis, insinyur, dsb yang menjadi pegawai perusahaan mereka.


Klien tinggal pilih, lalu dipinjemin deh! Memang cepat, tapi tergantung stok karyawan mereka adanya apa, dan gak bisa minta yang spesifik.


Gaji Bersih vs Potongan

Soal gaji, Headhunter gak ambil pusing. Begitu talent yang dimau klien ketemu, klien bayar jasa mereka, lalu selesai deh. Soal gaji karyawan itu berapa, itu di tangan klien.


Outsourcing beda; karyawan mereka digaji secara berkala oleh perusahaan outsourcing. Klien memang bayar jasa ‘pinjam’, tapi itu dipotong sekian persen sebelum karyawan menerimanya.


Memang dipotong, tapi karyawan outsourcing gak perlu ribet cari klien dan cukup kerja aja.

Sekian perbedaan Headhunter dan Outsourcing! Keduanya punya fungsi beda, jadi jangan sampai salah pilih ya?


Perlu hire orang? Baik permanen ataupun sementara? Kunjungi situs Kessler Executive Search sekarang untuk solusi terbaik keduanya!


Sumber: kompas.com, kumparan.com

128 views0 comments

Recent Posts

See All