Search

Pantangan untuk Anak Magang


"Anak magang sekali-kali perlu mejeng! ...Tapi abis itu kerja lagi, ya." -Kessler

Anak magang punya pantangan! Memasuki bulan sibuk, gimana kabar kalian dalam bekerja dan cari kerja dengan jasa Headhunter? Pasti berat ya, apalagi buat kamu yang masih anak magang dan belum jadi karyawan resmi. Semua serba baru dan bikin tegang!


Meski begitu, magang adalah pengalaman berharga untuk mempersiapkan masa kerja. Jalanilah dengan serius, sambil menghindari pantangan-pantangan ini agar sukses!

Pantangan untuk Anak Magang


1. Telat Datang

Hal utama yang dinilai kantor kerja itu sikap disiplin!


Sudah menjadi kewajibanmu sebagai anak magang untuk mematuhi aturan yang ada, mulai dari datang tepat waktu ke kantor!


Kalau di hari pertama saja sudah terlambat, penilaian atasan padamu akan merosot tajam. Ini saja gak bisa, gimana urusan lain?


Supaya gak telat, jangan begadang. Pasang jam weker 30 menit sebelum waktu mandi, lalu sarapan tanpa buru-buru, dan akhirnya mengecek tas.


Hindari memakai kendaraan yang mudah terjebak macet seperti mobil, apalagi kalau belum hafal rute ke kantor. Pilihan terbaik biasanya naik kendaraan umum, jadi cek jadwalnya.


Pokoknya jangan telat datang atau melanggar aturan selagi magang! Kesuksesan itu dimulai dengan peka akan hal kecil!


2. Meremehkan Tugas Kecil

Saat baru masuk, kamu gak akan langsung dikasih desain logo atau tulis artikel headline, meski itu posisi yang kamu lamar (graphic designer dan content writer).


No, kamu pasti dikasih kerjaan kecil seperti menulis ulang atau mengedit artikel, memindahkan dokumen, membawakan barang atau pesan ke karyawan lain, bikin kopi, dll.


Kerjaang gampang memang, tapi bukan berarti meremehkan kamu. Banyak anak magang yang nolak ngerjain tugas kecil itu, lalu marah-marah dan nuntut dikasih tugas menantang… terus gagal.


Meskipun kamu jenius yang bisa mengerjakan tugas senior, tugas kecil di masa magang itu penting. Ini bukan menguji kemampuan, tapi menilai sikap kamu sehari-hari.


Tujuan lainnya agar kamu tidak tegang dan bisa cepat terbiasa dengan lingkungan kerja! Jadi jangan buruk sangka dulu, ya…


3. Pasif, Gak Ada Inisiatif

Zaman sekarang dunia bergerak cepat dengan internet dan media sosial.


Sebagai anak magang yang masih baru pun, kamu harus sigap. Jangan menunggu ada perintah baru kerja; tanyakan tugas berikutnya atau apapun yang bisa kamu bantu!


Kalaupun beneran lowong, jangan cuma istirahat atau main hape, ya. Lakukan hal produktif seperti membiasakan diri dengan alat atau program kerja, bergaul dengan senior, dsb.


Karyawan yang aktif, apalagi dari masa magang, sangat dihargai perusahaan!


4. Kebanyakan Nanya

Sebagai anak magang yang masih baru, jangan ragu bertanya soal pekerjaan atau hal lain di kantor.


Tapi jangan bertanya terlalu sering, terutama untuk hal kurang penting. Coba sendiri dulu, lalu tanyakan secara detil kalau tidak bisa, agar nanti tidak bolak-balik.


Kalau sulit, jangan ragu untuk minta contoh atau demonstrasi dari senior supaya kamu langsung mengerti. Ini supaya kamu tidak dinilai cerewet, lamban, atau kurang sopan!


Baca Deh: Mau CV disukai HRD?


5. Gak Mau Belajar

Tujuan utama magang itu dapat pengalaman baru, jadi belajarlah sebisa mungkin!


Kalau gak mau mempelajari hal baru dan di zona nyaman terus, percuma magang. Skill tidak berkembang dan sulit dapat pekerjaan!

Sekian pantangan untuk anak magang! Bersikaplah rendah hati sampai kamu jadi karyawan resmi!


Kessler Executive Search siap menerima CV dan Resume kamu! Kirim sekarang ke situs kami untuk lowongan kerja terbaru, ok?


Sumber: idntimes.com, rencanamu.id

105 views0 comments

Recent Posts

See All