Search

Melawan Perintah Boss? Apa Boleh?

Updated: Nov 24, 2020


"Kalau aku cari kerja pakai bantuan Recruiter, pasti gak ditindas boss kayak gini."

Melawan perintah atasan itu boleh nggak, sih? Banyak orang tahu kalau cari kerja itu susah, meski udah pakai jasa Headhunter dan Recruiter sekalipun. Akibatnya, hampir semua karyawan perusahaan punya aturan tak tertulis: ‘jangan melawan boss, meskipun dia yang salah’ atau ‘boss selalu benar’.


Baca Juga: Cara Menolak Lembur!


Banyak alasannya, tapi inti utamanya adalah biar tidak dipecat! Miris ya, karena walau kenyataannya banyak perusahaan dengan boss diktator, masih ada boss baik yang adil tapi ditakuti juga karena ancaman dipecat itu.


Jadi sebenarnya boleh kok, menegur atau melawan atasan… tapi ada 2 syarat: 1. Atasan memang salah, 2. Kamu menyampaikannya dengan sopan dan hormat. Umumnya orang emosi atau salah kata sehingga jadi ribut sama atasan, jadi ikuti tips aman menegur atasan ini biar gak kejadian!

Tips Aman Menegur Atasan

Jangan Emosi

Langkah pertama dalam menegur atasan (atau boss, atau manajer, dsb) tanpa ribut adalah bersabar! Pasti ada situasi di mana kamu merasa marah atau kesal pada tindakan mereka, tapi sabar.


Ingat, sekalipun mereka yang salah, mereka tetap atasanmu. Kalau kamu marah, semua orang akan sulit membelamu, dan atasan juga gampang menimpakan kesalahan padamu!


Dengan bersikap tenang tanpa menaikkan nada bicara, kamu akan terlihat bijak dan rasional, intinya lebih mudah dipercaya.


Bicara Berdua Saja

Kalau sudah bisa tenang, carilah waktu dan tempat untuk bicara berdua saja. Jangan ada orang lain ikut, sekalipun dia sependapat denganmu.


Ingat, kamu ini mau bicara empat mata dan melawan perintah / membenarkan /menasehati atasan atau boss kamu, bukan mau demo.


Tetap Hormat

Hal yang sulit dilakukan karyawan saat boss ngeyel adalah menghormati mereka. Meski gak marah, gak tahan rasanya untuk memasang senyum palsu dan menyisipkan cibiran di kata-kata kita.


Tahan, ya. Pasif-agresif seperti ini hanya memperburuk suasana. Tetaplah berkata sopan dan hormat, karena kamu profesional. Lakukan dengan dasar, “Saya bicara begini karena hormat pada Anda, boss.”


Jangan terpancing, tetap sabar. Kamu lebih baik dari itu!


Fokus Pada Fakta dan Masalah

Begitu pembicaraan dimulai, fokuslah pada akar masalahnya. Alasan kenapa kamu menolak perintah boss, alasan kenapa kamu harus bicara seperti ini untuk membenarkan masalah.


Mungkin kamu tergoda untuk menyindir atasan, apalagi saat beliau tidak bisa menyangkal kalau dia yang salah. Jangan! Fokus pada masalah, tetap bersikap profesional.


Kalau kamu memojokkan boss dengan kata-kata nyinyir, kamu jadi gak ada bedanya dengan perintah atau sikap ngeyel beliau sebelumnya!


Terima Apapun Hasilnya

Sayangnya, meski kamu setenang dan selogis apapun dalam bicara, hasilnya bisa 0%. Karena atasan punya kuasa lebih, mereka bisa dengan mudah menepis kritik kamu.


Kalau ini terjadi meski kamu sudah berusaha maksimal… terimalah. Ya, hembuskan nafas dan ucapkan terima kasih atas waktunya pada boss. Mungkin kamu akan dihukum karena melawan atasan dan semacamnya, tapi sabar saja.


Setidaknya kamu sudah mengeluarkan pendapat jujurmu secara profesional tanpa marah. Lagian, kamu jadi tahu kalau atasanmu bocah ngeyel yang gak bisa bersikap dewasa. Waktunya resign!

Sekian tips dan penjelasan kami tentang melawan perintah atasan! Yang penting adalah sikap dan wkatu yang tetap dalam melawan sikap boss yang tidak baik!


Kalaupun gagal, terima saja. Bukan karena takut, tapi waktumu terlalu berharga untuk dibuang demi boss yang tidak bisa simpati pada bawahan.


Ingin cari kerja baru tanpa boss ngeyel? Hubungi Kessler Executive Search dengan CV dan Resume terbaik kamu!


Sumber: kompas.com

174 views0 comments

Recent Posts

See All