Search

Masalah Yang Sering Dihadapi HRD di Kantor


"HRD pusing kalau kamu ga serius dalam bikin CV dan ikut interview kerja!"

HRD juga manusia! Mungkin sebagai karyawan atau fresh graduate yang sibuk cari kerja dengan jasa Headhunter dan Recruiter, kamu merasa jenuh. Bagaimana tidak, cari kerja dan bekerja itu berat, belum lagi kalau HRD dan atasan mempersulit karir kamu!


Eits, tapi khusus untuk HRD mereka juga sebenarnya kesulitan guys! HRD itu kerjanya banyak dan harus mengurus ratusan atau ribuan pelamar hampir tiap hari. Pahami kesulitan HRD dalam daftar berikut ini!

Masalah Yang Sering Dihadapi HRD di Kantor


1. Rekrutmen Karyawan Baru

Nah ini nih yang akrab sama kalian para job seekers: tugas utama HRD yah nyari karyawan baru! Karena banyaknya jumlah pelamar, seorang HRD harus memberi kriteria yang sulit dan tidak mudah dipenuhi siapa saja agar bisa menghemat waktu.


Setelah jumlah kandidat potensial dikurangi pun, masih ada proses wawancara atau interview kerja. Kalau HRD kelihatan bengis pas interview, itu karena mereka kesusahan nanganin banyak kandidat!


Tentu bukan berarti ini boleh jadi alasan HRD asal semprot kamu dan pelamar kerja lain ya, cuma agar maklum sedikit saja sama mereka.


2. Retensi Karyawan

Bagi HRD, mencari SDM berkualitas itu penting, tapi mempertahankan karyawan bermutu lebih penting lagi! Gak ada artinya dapat banyak karyawan berbakat kalau mereka berhenti setelah 6 bulan.


Sudah tugas HRD untuk mempertahankan karyawan yang kinerjanya bagus dengan insentif gaji, fasilitas, dsb berdasar kebijakan perusahaan.


Kalau benefit dari perusahaan kurang baik, HRD harus berdiskusi dengan boss agar diperbaiki. Kalau tidak, turnover rate akan tinggi dan nama perusahaan jadi jelek!


Jadi kalau kamu lihat ada HRD yang membual bisa pecat karyawan semau dia, bohong banget. HRD gak bisa kerja itu, mending ke laut aja!


Baca Juga: Mau Jadi HRD? Cari Tahu Di Sini


3. Pelatihan Karyawan

Setelah memperkerjakan karyawan, bukan berarti semua selesai. Karyawan paling jenius sekalipun harus diajari sistem dan aturan perusahaan, yang pastinya selalu berbeda.


Pelatihan ini memakan waktu dan biaya, jadi HRD harus membuat program training matang untuk melatih mereka dalam waktu terbatas.


Saat dilangsungkan, HRD juga harus mengawasi agar proses pelatihan berjalan lancar tanpa terlambat. Gak heran pada stress!


4. Produktivitas

Setelah memperkerjakan dan melatih karyawan, HRD juga harus memantau kinerja mereka dari bulan ke bulan, juga sepanjang tahun.


Siapa yang bagus, siapa yang kurang, lalu cara mempertahankan juga memperbaiki kinerja mereka jadi menu tahunan HRD yang makin sulit bila ada banyak karyawan.


Makanya atasan cenderung membuat divisi khusus HRD saat perusahaan semakin besar. Jadi kerjaan mereka bukan soal rekrutmen doang ya, guys!


5. Gaji

Masalah gaji yang sensitif juga jadi tanggung jawab HRD. Bukan lantas mereka yang menentukan besar gaji (itu tugas boss), tapi merekalah yang mencatat dan menghitung semua jenis gaji karyawan (gaji pokok, bonus, tunjangan, dsb), sebelum meneruskannya ke departemen keuangan untuk diproses.


Jadi kecuali gajimu terlambat atau kurang dari jumlah seharusnya, komplainnya ke boss, bukan HRD.

Sekian masalah yang sering dialami HRD di perusahaan! Jadi HRD tuh memang susah, jadi maklum sedikit guys. Tentu, kalau mereka melewati batas, tetap ingatkan dengan tegas!


Mau cari kerja atau bahkan jadi HRD? Kunjungi situs Kessler Executive Search, jasa pencarian kerja terbaik di Jakarta, untuk lowongan kerja terbaru di Indonesia! Siapkan CV dan Resume terbaik yang akan diterima HRD!


Sumber: online-pajak.com

132 views0 comments

Recent Posts

See All