Search

Masalah Pekerjaan yang Dialami Setiap Karyawan


"Headhunter sudah capek-capek cariin pekerjaan ini buat kamu, jadi jangan berantem di kantor!"

Pekerjaan selalu penuh masalah! Namanya kerja, pasti penuh tantangan dan masalah. Baik kamu baru cari kerja pakai layanan Recruiter, masih anak baru di kantor, atau bertahun-tahun jadi budak perusahaan, pasti ada sesuatu!


Entah itu boss marah-marah, teman kerja ngeselin, gaji sedikit, tunjangan terbatas, cuti yang gak ampe 5 hari setahun, dan masih banyak lagi!


Mari kita saling berbagi penderitaan dengan mendalami aneka masalah pekerjaan yang dialami setiap karyawan di bawah ini!

Masalah Pekerjaan yang Dialami Setiap Karyawan


1. Job Desc Gak Jelas / Tidak Ada Pelatihan

Zaman sekarang, nyaris gak ada orang kantoran yang mau repot-repot ngajarin anak baru– apalagi kalau dia posisinya tinggi (manajer, boss).


Sebagian mungkin sibuk, tapi sebagian lagi cuma malas. Akibatnya, karyawan tidak diberi job description yang jelas untuk posisinya dan kebingungan.


Lebih parahnya, tidak ada pelatihan, bahkan untuk profesi yang perlu instruksi detil seperti teknisi. Atasan bersikap masa bodoh, anak baru kocar-kacir!


Kenapa? Pertama, karena atasan atau karyawan senior gak mau repot. Kedua, karena kalau anak baru sukses tanpa arahan, itu dianggap hasil ‘bimbingan’ mereka. Ketiga, kalau anak baru gagal, tinggal dijadiin kambing hitam aja!


…Gak adil banget. Karyawan yang komplen soal ini malah dibilang manja atau payah. Gak semua orang bisa langsung kerja tanpa diajari, boss!


2. Sistem Otoriter

Masalah ini sering ditemui di banyak perusahaan, apapun bidangnya. Masalah ini datang dari boss atau atasan yang otoriter; bertindak egois dan menuntut karyawan selalu patuh, seperti diktator!


Pernah dengan istilah, “Boss selalu benar.” kan? Masalah ini berasal dari keinginan boss untuk menjadi penguasa mutlak dalam perusahaan. Alasannya banyak: narsis, serakah, egois, dsb.


Tentu, dia yang bangun dan jadi pemimpin perusahaan. Tapi perusahaan itu hasil kerja dan diskusi banyak orang, bukan satu individu semata.


Masalah ini sering membuat karyawan merasa tertekan di keseharian kerja. Pilihan mereka cuma dua: patuhi boss seperti budak supaya aman, atau komplen dan dipecat. Lose-lose.


3. Konflik Boss dan Karyawan

Sebagian besar karyawan memang terpaksa diam saat ditindas pemimpin yang otoriter dan egois, tapi ada kalanya mereka melawan.


Ya, kadang karyawan dan boss cekcok, entah karena masalah otoriter di atas atau hal lain. Tentu terlepas dari si atasan benar atau salah, karyawan ada dalam posisi yang tidak menguntungkan.


Banyak sekali faktor yang terlibat, sehingga sulit untuk membela salah satu sisi tanpa bias. Kalau kamu terjebak di situasi ini, saran kami adalah menenangkan diri dan banyak berdoa~


Baca Juga: Jangan Mau Jadi Yes-Man Atasan!


4. Konflik Antar Karyawan

Walau boss dan atasan sering menjadi sasaran sebagai ‘orang jahat’ dalam berbagai konflik di kantor (umumnya begitu), tak jarang pula terjadi konfilk antar sesama karyawan.


Jenis konflik antar rekan kerja ini umumnya terjadi antara karyawan senior dan junior, tapi juga bisa antara rival dengan jabatan setara yang berebut suatu posisi.


Apapun itu, konflik antar karyawan itu bikin kamu (dan ‘musuh’-mu) jadi sasaran empuk pemecatan oleh HRD, jadi jangan ya.


5. Kesejahteraan Karyawan

Masalah paling umum karyawan di luar hubungan sosial di kantor? GAJI.


Gaji yang umumnya terlalu kecil atau fasilitas minim (plus bonus, tunjangan, cuti, dll) sering jadi sumber masalah di kantor.


Banyak karyawan yang resign karena ini, tapi perusahaan juga jarang mau meningkatkan kesejahteraan mereka. Pelit!

Sekian masalah umum karyawan! Ada masalah yang sering kamu alami di antara daftar tadi? Atau masalah lain yang tidak termasuk? Tulis di komentar ya~


Kunjungi situs Kessler Executive Search untuk lowongan kerja terbaru!


Sumber: finansialku.com

57 views0 comments

Recent Posts

See All