Search

Jenis Pekerjaan yang Harus Dihindari


"Kalau konsultasi sama Headhunter, pasti gak dapat pekerjaan buruk kayak gini."

Hindari pekerjaan seperti ini! Menjelang akhir bulan, kalau ga nunggu gaji ya ngarepin interview kerja. Baik kamu sedang kerja atau cari kerja, sebaiknya berhati-hati dalam menanggapi tawaran pekerjaan baru.


Memang cari kerja itu gak boleh pilih-pilih… Tapi tergantung situasi dan kondisi, ada pekerjaan yang lebih baik ditolak. Bacalah di daftar jenis pekerjaan yang harus dihindari berikut!

Jenis Pekerjaan yang Harus Dihindari


1. Siapa Saja Bisa (Cleaning Service, Sopir)

Karena susahnya cari kerja di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini, rasanya kerja apapun boleh, asal digaji. Walau ada benarnya, pola pikir ini bisa membuatmu terjerumus!


Saat cari lowongan kerja misalnya: kamu senang setiap melihat kriteria yang sangat mudah, seperti lulusan SMA, perilaku baik, dsb. Tapi ini perangkap!


Kemungkinan diterima tinggi, tapi resiko dipecat (meski gak berbuat salah) juga besar! Umumnya pekerjaan ini bisa dilakukan siapa saja, dengan gaji rendah pula.


Bukannya meremehkan, tapi pekerjaan itu tidak memberi pengalaman atau gaji sepadan. Kecuali tidak ada alternatif lain atau hanya sebagai tambahan, lebih baik cari kerja lain.


2. Gaji Kecil (Satpam, Customer Service)

Dunia kerja saat ini memiliki banyak jenis pekerjaan, tapi di antaranya ada yang beban kerjanya berat tapi gaji yang diberi malah rendah.


Misalnya satpam yang harus waspada hampir 24 jam setiap hari, lalu sigap membereskan maslaah ringan atau kecil di antara warga. Tapi gajinya kecil!


Memang pekerjaan satpam itu kadang hanya berdiri diam saat tidak ada kejadian apa-apa, tapi harusnya jam kerja yang panjang sudah cukup untuk mendapat gaji lebih.


Sayangnya tidak demikian, meski ada masalah setiap hari sekalipun. Kalau tidak punya kesabaran tinggi, sebaiknya hindari jadi satpam, customer service, dan pekerjaan sejenisnya.


Baca Juga: 8 Pekerjaan Paling Stress di Dunia!


3. Stress Tinggi (HRD, Salesman, Pelayan)

Kebalikan nomor 2: ada pekerjaan yang gajinya besar, tapi tingkat stressnya tinggi. Pertanyaannya, apa uang banyak cukup untuk membuatmu tahan pada tekanannya?


HRD perusahaan misalnya: harus berhadapan dengan rekrutmen, penggajian, latihan dan urusan lain seputar pelamar kerja dan calon karyawan yang ribuan banyaknya.


Karena mengatur banyak individu beragam lewat dokumen dan interview kerja, pasti beban mentalnya sangat besar. Gajinya sepadan, tapi apa kamu tahan untuk tidak marah atau sakit kepala?


Begitu pula dengan salesman dan pelayan yang harus berhadapan dengan banyak orang setiap harinya. Sekalinya ketemu orang menyebalkan, rasanya mau ngamuk. Yakin tahan, bro?


Ingat, percuma gaji besar kalau makan hati. Kalau merasa stress, pilihlah pekerjaan lain yang lebih santai, meski gajinya rendah. Misalnya pekerjaan yang tidak berinteraksi dengan orang…


4. Deskripsi Kerja Tidak Jelas (MLM, Skema Piramid)

Ini masalah lama yang sudah ada sejak dulu, tapi bertahan hingga sekarang: penipuan!


Banyak orang yang tertipu dengan pekerjaan skema piramida atau MLM, di mana mereka langsung dipekerjakan dengan iming-iming gaji besar, tapi tugasnya merekrut orang!


Tentu ada bisnis MLM yang jujur dan benar menghasilkan, tapi yang banyak beredar adalah penipuan. Selain harus membayar uang registrasi, tugasmu menjual barang dan merekrut orang untuk gabung.


Kalau beruntung, kamu hanya akan kerja gak jelas dengan pemasukan nyaris nol. Kasus terburuk, uang masukmu dibawa kabur!


Jadi kalau ada lowongan kerja dengan gaji besar, tapi syarat mudah dan deskripsi tugas gak jelas… Ambil langkah seribu!

Sekian jenis pekerjaan yang harus dihindari! Uang memang penting, tapi masa depanmu juga. Jangan tergiur gaji tinggi, janji palsu, dsb kalau hanya membuatmu menderita!


Biar gak susah cari kerja, pakailah jasa Kessler Executive Search kami. Layanan Headhunter, Recruiter, dan Outsourcing siap membantumu kapan saja!


Sumber: merdeka.com, lifepal.co.id, solusik.com

319 views0 comments

Recent Posts

See All