Search

Jenis Bullying di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya


"Daripada dibully gini, mending cari kerja baru pakai jasa Headhunter."

Bullying di tempat kerja itu nyata! Di masa new normal, orang sibuk cari kerja dengan melihat lowongan kerja di situs atau minta bantuan Headhunter dan Recruiter. Namun, seringkali masalah bullying luput dari kita. Bukan hanya di sekolah dan kampus, tapi kantor dan perusahaan!


Karena orang dewasa, banyak yang meremehkan masalah bullying di kantor dan menyuruh korbannya ‘jangan cengeng’. Padahal bullying tidak terbatas umur, dan banyak yang masih berusia 20-an!


Agar bullying di kantor tidak berlanjut, mari kita pelajari jenis bullying di tempat kerja dan cara mengatasinya!

Jenis Bullying di Tempat Kerja


1. Asal Tuduh

Orang yang membully biasanya punya kuasa lebih dari targetnya, entah atasan atau senior. Salah satu cara bully mereka adalah asal tuduh, misalnya melempar kesalahan kerja, gosip miring, dll ke korban.


Karena korban posisinya lebih rendah atau anak baru, rekan kerja lain lebih percaya si tukang bully!


2. Intimidasi Tanpa Kata-Kata

Zaman digital sekarang memang sudah gak boleh bicara sembarangan, apalagi di tempat kerja. Karena itu penindas di kantor mengintimidasi korban tanpa kata-kata!


Apa kamu merasa ‘dipelototi’ oleh si boss atau manajer, padahal gak salah apa-apa? Ini bullying tanpa kata-kata, supaya kamu gugup dan bikin salah beneran.


Si pembully pun sukses dapat bahan buat mengomeli kamu!


3. Peraturan Seenaknya

Orang yang pengalaman pasti tahu, kalau di kantor ada ‘peraturan tidak tertulis’. Entah dari boss atau keputusan bersama, pembully akan menambah aturannya sendiri ke situ.


Umumnya dilakukan boss, manajer, atau senior; dia akan menambah aturan yang entah membuat kamu sengsara, menyusahkan karyawan lain, bikin dia sendiri untung, atau semuanya.


4. Hobi Merendahkan

Pembully kantor gak akan segan untuk merendahkan jabatan kamu dengan sindirian nyinyir, apalagi kalau posisi dia di atasmu.


5. Bercanda di Luar Batas

Pastinya ada saat di mana karyawan lain melihat dia bully kamu, lalu dia beralasan, “Cuma bercanda!” Seterusnya pun dia ‘bercanda’ dengan membawa namamu, padahal sebenarnya menjelek-jelekkan!

Baca Juga: Asyiknya Jadi Kutu Loncat!

Tips Mengatasi Bullying di Tempat Kerja

1. Tetapkan Batas Toleransi

Ada kalanya ‘pembully’ sebenarnya tidak tahu batasan bercanda, jadi tegaskan pada dia soal mana yang masih ‘bercanda’ dan mana yang sudah ‘bullying’ untukmu.

Ini juga membantumu agar tidak salah mengenali yang mana yang cuma tidak tahu batasan, dan mana yang memang tukang bully.


2. Berani Bertindak

Kalau dibully, coba bersikap cuek. Kalau berhenti, berarti dia paham batasan atau tidak sengaja. Tapi kalau berlanjut, apalagi setelah kamu tegaskan soal nomor 1 tadi…


LAWAN! Bukan mukul ya, tapi tegaskan kalau kelakuan dia tidak bisa diterima. Sebutkan tindakan mengganggu mereka, lalu katakan, “Saya tidak terima diperlakukan begini. Tolong hentikan.”


Katakan dengan tegas, tapi tanpa terkesan marah atau memakai kata-kata kasar. Ini supaya si pembully sadar kalau kamu bukan ‘sasaran empuk’, dan berhenti.


3. Minta Bantuan Sesama Korban

Kadang si pembully tidak mundur setelah nomor 2, jadi cobalah cari rekan senasib. Amati perilaku dia di luar membully kamu, lalu coba ajak bicara korban bully dia yang lain.

"Kessler Executive Search tidak akan membiarkan kamu dibully di tempat kerja baru!"

Selain membuatmu lebih lega, juga akan membantumu menghentikan bullying ini!


4. Rekam

Kalau teguran tegas tidak mempan, rekam tingkahnya dalam membully kamu dan karyawan lain sebagai bukti! Lakukan diam-diam, dan jangan lupa backup filenya ke tempat lain.


Teman kerjamu juga bisa jadi saksi dan membantumu merekam kejahatan si tukang bully!


5. Laporkan

Kalau dia masih belum mundur juga… Laporkan ke boss atau HRD! Tunjukkan bukti dan pengakuan saksi mata, karena ini hal serius!


Syukur-syukur si pembully berhenti mengganggumu atau malah dipecat! Bukan ngedoain kok, hehe.

Sekian jenis bullying dan tips mengatasinya! Karyawan itu aset penting, jadi jangan sampai dirusak oleh orang yang kurang kerjaan!


Kirim CV dan Resume ke Kessler Executive Search supaya dapat karir mulus tanpa bullying di kantor! Tetap semangat kerja, friends!


Sumber: klikdokter.com, idntimes.com

124 views0 comments

Recent Posts

See All