Search

Breaking News! 1,9 Juta Karyawan Di-PHK Karena Covid-19


Daripada demo kayak gini, mending minta bantuan Headhunter buat cari kerja.

Total 1,9 juta karyawan Indonesia di-PHK karena virus Corona! Sejak wabah virus Corona atau yang biasa disebut Covid-19 melanda dunia beberapa bulan yang lalu, dampak negatifnya mulai terasa dan terus meningkat dari hari ke hari. Ada banyak larangan dan aturan baru seperti PSBB di Indonesia, larangan untuk mudik atau pergi liburan, membatasi jadwal serta aktivitas kerja, dan masih banyak lagi. Tapi yang paling buruk adalah: PHK karyawan! Memang saat ini sudah banyak perusahaan yang menetapkan sistem darurat kerja dari rumah atau work from home (WFH), supaya para karyawan bisa tetap bekerja dan dapat gaji seperti biasa, meski segala sesuatunya jadi serba terbatas. Ada juga perusahaan yang membatasi jumlah karyawan di kantor dan menetapkan sistem rotasi shift antar karyawan dalam beberapa kelompok. Semua ini adalah taktik sederhana, tapi jitu dalam memerangi kemunduran ekonomi di masa pandemi virus Corona! Namun tidak semua karyawan bisa merasakan sistem fleksibel tersebut, karena banyak perusahaan yang justru mengambil jalan pintas: PHK!


Salah satu kasus PHK yang hangat dan ramai dibicarakan saat ini terjadi di Indonesia. Memang saat ini sudah banyak perusahaan yang menetapkan kebijakan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH), rotasi shift karyawan, atau pemotongan gaji, namun perusahaan yang menjalankan sistem PHK karyawan juga ada banyak! Ida Fauziyah selaku Menteri Ketenagakerjaan di Indonesia sudah memberi saran bagi perusahaan untuk melakukan PHK hanya sebagai jalan terakhir, tapi sepertinya saran beliau kurang digubris sebagian besar publik. Saat ini, ada total 1,9 juta karyawan di Indonesia yang terkena PHK, baik dalam bentuk ‘pemecatan’ atau ‘dirumahkan’ (entah mana yang lebih buruk). Pembahasan yang lebih detilnya, ada sejumlah 229.789 karyawan di sektor kerja formal yang terkena PHK. Sementara itu, ada 1.270.367 karyawan lainnya yang dirumahkan dan terpaksa tinggal di rumah aja tanpa pekerjaan dan gaji. Totalnya 1,5 juta karyawan dari sekitar 80.000 perusahaaan di Indonesia!


Dampaknya terus berlanjut ke sektor kerja informal juga, di mana banyak sekali karyawan produktif yang terkena PHK atau dirumahkan tanpa pekerjaan seperti di atas. Ada total 443.760 karyawan dari sekitar 30.000 perusahaan yang terkena imbas ini, yang menggenapkan jumlah korban PHK di Indonesia menjadi 1,9 juta jiwa! Tentu saja ini belum menghitung anggota keluarga, saudara, teman, atau rekan yang jadi tanggung jawab para pekerja tersebut. Kalau dijumlahkan dengan rata-rata 4 orang dalam 1 keluarga, mungkin jumlahnya bisa mencapai 5 sampai 6 juta jiwa! Saat ini pemerintah Indonesia sudah mengambil langkah pendukung Kartu Pra-Kerja yang dibilang mampu memberikan pelatihan dan insentif untuk pekerjaan baru bagi para korban PHK, tapi tetap saja ini hanya solusi sementara. Sebelum kita melakukan perubahan besar seperti peningkatan sistem kerja dari rumah atau menemukan obat penawar untuk penyakit Covid-19, kondisi ekonomi kita akan tetap lesu serta begini-begini saja.


Demikian breaking news kami tentang 1,9 juta karyawan yang kena PHK karena efek virus Corona! Bila Anda perlu bantuan untuk untuk cari rekrutmen baru biar tetap produktif, kirimkan CV dan Resume ke sini. Layanan Headhunter kami akan membantu Anda mencari jenjang karir baru! Tetap tinggal di rumah aja dan kerja dari rumah (WFH) secara produktif ya, teman-teman!


Sumber: kompas.com

31 views0 comments

Recent Posts

See All