Search

6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan HRD Sebelum PHK Karyawan

Updated: Apr 24, 2020


Headhunter bisa memberi masukan soal PHK dan cari kerja!

HRD perlu banyak pertimbangan sebelum mem-PHK karyawan! Ya, kami paham masa wabah virus Corona ini sangat membuat prihatin. Banyak perusahaan yang harus mem-PHK karyawan dan memperlambat laju ekonomi dunia gara-gara resiko dari Covid-19. Untuk menjaga agar alur kerja perusahaan tetap bisa berjalan seperti biasa, perlu sedikit pengorbanan. Misalnya, saat ini banyak perusahaan yang merapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH), di mana semua karyawan bekerja secara online dari rumah tanpa perlu datang ke kantor. Satu lagi cara alternatif untuk menjalankan perusahaan adalah dengan sistem shift, di mana beberapa kelompok karyawan bergantian datang ke kantor sementara yang lain kerja secara online. Tapi terkadang ini pun gak cukup, jadi perusahaan harus melakukan penghematan di sana sini. Misalnya memotong gaji karyawan, memotong dana proyek, dll. Dan satu lagi pemotongan yang paling gawat: PHK karyawan!


Salah satu tindakan terburuk perusahaan adalah downsize: merestrukturisasi perusahaan dengan mengurangi jumlah karyawan yang ada! Dampaknya sangat besar bagi perusahaan dan seluruh karyawan, terutama bagi mereka yang ‘terpilih’ untuk pemecatan. Biasanya downsize ini memang perlu kalau gak mau perusahaan bangkrut, jadi sebagian rugi atau semuanya rugi. Aduh!


Baca Juga: Terpaksa PHK Karyawan? Baca Ini Dulu!


Lakukan apa yang perlu dilakukan, tapi seorang HRD tidak boleh sembarangan mem-PHK karyawan. Berikut kami berikan 6 bahan pertimbangan HRD sebelum memilih karyawan untuk pemecatan!


Tujuan Utama

Mungkin kamu memecat karyawan karena virus Corona, tapi apa tujuan utamanya? Apa ini untuk perubahan struktur perusahaan? Mungkin beberapa divisi jadi kebanyakan karyawan? Kalau memang ada tujuan penting lain dan bukan sekedar mengurangi beban gaji, PHK itu wajar. Tapi kalau alasannya cuma memangkas biaya, ya jangan.


Ada Biaya Lain yang Bisa Dihemat?

Sebelum memecat karyawan, coba pikir: apa ada pengeluaran lain yang bisa dipotong? Mungkin mengurangi budget untuk kegiatan kelompok dan meeting di luar (toh gak bisa keluar di tengah wabah Covid-19)? Kalau ada lagi yang bisa dihemat dan jumlahnya cukup, jadinya gak perlu mecat karyawan! Pastikan cari tahu dulu semua kemungkinannya!


Apa Waktunya Tepat?

Mungkin perusahaan sedang mengerjakan proyek besar yang perlu banyak tenaga atau semacamnya? Kalau iya, jangan PHK dulu.


Karyawan itu Orang, Bukan Angka

Saat HRD memilih karyawan yang harus di-PHK, pertimbangannya tidak boleh hanya uang! Lihat baik-baik: apa mereka rajin ataau malas? Apa sikap mereka baik dan tidak ‘bandel’ selama bekerja? Keputusan HRD tidak boleh hanya berdasar keuntungan yang dihasilkan karyawan, tapi karir masa depan mereka di perusahaan nantinya.


Ingat, Ini juga Demi Kebaikan Karyawan

PHK itu memang jelek, tapi memaksakan diri memperkerjakan semua karyawan itu lebih buruk lagi! Ingat kalau karyawan di-PHK demi kebaikan mereka juga, bukan sepihak demi keuntungan perusahaan. Kalau perusahaan resesi dan gak bisa bayar gaji, semuanya rugi, kan?


PHK itu Jalan Terakhir

PHK itu memang gak baik, jadi pastikan kalau itu memang cara yang benar-benar terakhir sebelum melakukannya.


Demikian 6 tips kami tentang poin pertimbangan HRD sebelum PHK karyawan! Pastikan sistem kerja dari rumah (WFH) perusahaan berjalan baik supaya karyawan tetap bisa bekerja dan digaji secara teratur! Kalau ingin mencari jenjang karir baru, cukup kirim CV dan Resume ke sini supaya layanan Headhunter kami bisa membantu Anda! Jaga kesehatan dan tetap produktif kerja dari rumah ya, kawan-kawan!


Source: cnbcindonesia.com

80 views0 comments

Recent Posts

See All