Search

5 Tips Agar CV Dilirik HRD!


"Hayo, apa CV kamu sudah oke buat dikasih liat ke Headhunter?"

Gimana cara bikin CV yang akan dilirik HRD? Dunia kerja memang semakin keras i, tapi bukan berarti para calon karyawan bisa berhenti minta bantuan Headhunter dan Recruiter untuk cari kerja! Faktor lolosnya lamaran kerja dan interview itu banyak, tapi 1 hal dasar yang sering dilupakan adalah CV!


Baca Juga: Cari Kerja di Luar Negeri? Hayuuu~!


Pasti kamu bisa bikin CV, tapi ada beberapa poin penting yang masih salah atau kurang sehingga diabaikan HRD. Ikuti tips berikut biar CV kamu dilirik HRD dan bisa dapat kerja!

5 Tips Agar CV Dilirik HRD!


1. Layout Menarik

Layout di sini maksudnya desain! CV itu pada dasarnya cuma kertas atau dokumen putih bersih yang dipenuhi tulisan / ketikan… bosen!


Buat halaman CV dengan desain yang menarik, serta warna yang mewakili diri kamu. Desainnya boleh apa saja, selama tidak vulgar atau menyolok mata. Pastikan juga tulisan di CV tidak terkubur warna desain, agar mudah dibaca.


Kalau gak bisa desain (atau males- eh, sibuk), gunakan jasa buat cv online, baik yang gratis maupun yang berbayar!


2. Foto Bagus

Pas foto dengan ukuran tepat dan wajah jelas tentu saja wajib untuk CV, tapi ada beberapa hal yang bisa kamu tingkatkan.


Pertama, lihat posisi yang kamu lamar. Kalau memang posisi formal yang serius (manager, direktur) tetap pakai baju formal, tapi gunakan setelan jas atau kemeja terbaik yang kamu punya, lengkap dengan dasi. Pilihan warnanya juga harus terlihat ‘wow’, tapi tetap sopan.


Untuk posisi kerja yang tidak terlalu formal (desain grafis, tim kreatif), boleh pakai baju santai yang mencerminkan passion kamu. Hindari gambar atau desain mencolok seperti karakter kartun, film, dsb kecuali kamu di industri tersebut.


Terakhir, pasang wajah senyum terbaikmu! Bukan ketawa atau nyengir gak jelas, ya~


3. Riwayat Pendidikan Relevan

Riwayat pendidikan tentu wajib ada di CV, tapi cara menyajikannya berbeda tergantung situasi.

Pertama, cantumkan pendidikan yang relevan saja, umumnya 1 pendidikan terakhir dan tertinggi yang kamu jalani sebelum melamar kerja (D3, S1, S2).


Kedua, jangan mencantumkan riwayat pendidikan lengkap dari TK, SD, SMP, SMA, dst kecuali relevan dengan bidang kerja yang kamu lamar (guru, dosen).


Ketiga, jangan lupa mencantumkan IPK kuliah. Untuk pendidikan SMA dan di bawah, boleh cantumkan prestasi penting (ranking 1 misalnya). Tapi selain itu, biarkan kosong.


4. Pengalaman Kerja atau Magang yang Detil

Sama seperti riwayat pendidikan, lebih baik mencantumkan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar.


Mungkin kamu tergoda untuk memasukkan pengalaman kerjamu selama 5+ tahun di satu bidang, tapi jangan kalau beda dengan bidang yang dilamar sekarang. Kalau nekat masukin, nanti dikira sombong!


Untuk fresh graduate, jangan kosongkan bagian ini! Cantumkan pengalaman magang di dalam dan luar kampus, karena itu tetap pengalaman kerja nyata.


5. Skill dan Referensi Lain

Walau skill kamu mungkin sudah terlihat jelas dari riwayat pendidikan dan pengalaman kerja, tak ada salahnya tetap mencantumkan daftar keahlian kamu, baik yang hard skill maupun soft skill.


Selain skill seperti programming, desain, menulis, dsb, masukkan pengalaman organisasi. Misalnya jadi anggota grup RT, kegiatan amal di gereja dan masjid, dst.


Tentunya HRD akan tanya lebih detil nanti, tapi itulah intinya. Semakin banyak hal relevan yang kamu tulis, semakin banyak kesempatan untuk menerangkan potensi dirimu pada perusahaan!


Demikianlah 5 tips agar CV dilirik HRD! Bikin CV bagus memang gak gampang, tapi tetaplah berusaha sambil cari kerja!


Kalau mau gampang sih, cukup kirim CV dan Resume ke Kessler Executive Search untuk lowongan kerja paling cocok! Kami tunggu CV terbaik kamu!


Sumber: kumparan.com

124 views0 comments

Recent Posts

See All