Search

5 Tanda Kamu Harus Resign dan Cari Kerja di Kantor Baru


Kerja lancar bukan berarti karir lancar… Memang di masa new normal sekarang cari kerja susah, jadi para calon karyawan yang dapat pekerjaan dari Headhunter atau Recruiter pasti merasa terberkati sekali dan menjaga supaya posisi itu langgeng. Hanya saja, kadang posisi kerjamu yang ‘awet’ justru membawa hal buruk untuk karirmu kalau dibiarkan. Ada kalanya kamu harus resign dari pekerjaanmu sekarang dan cari kerja baru supaya berkembang! Resiko, kan?


Baca Juga: Cari Kerja Baru Tanpa Ketahuan Boss di Perusahaan Sekarang!


Pertanyaannya, kamu ini memang perlu resign dan cari kerja baru untuk mengembangkan karir… atau cuma kurang bersyukur? Kalau buru-buru resign nyesel, tapi tetap kerja gini aja rasanya galau! Biar tahu pasti apa kamu perlu stay atau resign, baca 5 tandanya di bawah…

5 Tanda Kamu Harus Resign dan Cari Kerja di Kantor Baru


1. Merasa Jenuh

Tanda awal ya jelas: kamu jenuh di kantor. Kerjanya sih tetap rajin, tapi rasanya bete. Ada rapat atau event bisnis yang besar pun, kamu merasa tak acuh.


Kalau kamu jenuh di kantor bukan karena gak mau kerja, itu tanda bahwa karir kamu di perusahaan itu mandek. Kamu haus akan pengalaman baru yang akan meningkatkan skill!


2. Lingkungan Kerja Tidak Lagi Nyaman

Dulu mungkin kamu merasa nyaman di kantor; kerja lancar, teman-teman asyik, boss pun baik. Namun sekarang pergi ke kantor bikin kamu begah!


Entah karena sistem kerja yang berubah atau masalah dengan rekan kerja atau boss… tapi intinya kamu gak suka lama-lama di kantor, meskipun kinerjamu tetap baik.


Cari tahu penyebab pasti dari rasa tidak nyaman itu; kalau ternyata itu masalah yang tidak bisa diatasi, lebih baik segera resign dan cari kerja baru.


3. Ingin Mengubah Laju Karir

Mungkin kamu happy-happy aja di kantor, tapi tiap hari rasanya gatal ingin melakukan hal lain. Kerjaan kamu tetap beres, tapi pingin sesuatu yang beda dari tugas sekarang!


Ini tanda kalau kamu ingin mengubah laju karir! Mungkin karir kamu sekarang sebenarnya kurang cocok, atau kamu termotivasi untuk mengembangkan bidang keahlianmu.


Kalau alasannya positif seperti itu, jangan ragu untuk resign baik-baik dan mencari peluang baru yang akan menggelitik daya juangmu!


4. Atasan Tidak Mendukung

Tugas boss atau atasan bukan asal perintah bawahan dan marah-marah, lho! *pada syok semua*


Atasan juga berperan penting dalam memacu karir karyawannya, agar bisa terus berkembang. Kalau atasan kamu cuma peduli hasil kerjamu dan cuek soal pengembangan karir, coba bicara.


Katakan kamu ingin mengembangkan karir, entah itu tugas baru, posisi baru, dll. Kalau beliau cuek atau cuma bilang ‘nanti’ setelah itu, saatnya pindah.


5. Kesempatan yang Lebih Baik Datang

Terkadang alasan paling sederhana untuk cari kerja baru adalah… ada kesempatan lebih baik! Entah dari segi gaji, jenjang karir, atau bidang yang berbeda, tawaran itu sangat menggiurkan.


Eits, jangan buru-buru! Pastikan dulu, apa lowongan kerja baru itu memang lebih baik dari sekarang? Apa posisi itu cocok untuk karir masa depanmu? Apa itu yang kamu mau?


Kalau ya, resignlah dari pekerjaan sekarang tanpa cemas dan ambil peluang baru itu!

Sekian 5 tanda kamu harus resign dan cari kerja di kantor baru! Jangan asal resign karena kamu malas kerja ya, pikirkan dulu dengan matang!


Kirim CV dan Resume ke Kessler Executive Search untuk lowongan kerja yang paling cocok untuk karirmu! Jangan cepat puas, teruslah cari peluang terbaik!


Sumber: suara.com

125 views0 comments

Recent Posts

See All